Misterius.co.id –Rangkaian APEKSI Outlook 2025 resmi berakhir di Hotel Novotel Bandar Lampung, Sabtu malam (20/12/2025). Namun, forum para wali kota se-Indonesia ini bukan sekadar seremoni penutupan, melainkan penanda penting atas semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi kota-kota di Tanah Air.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana selaku tuan rumah menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan yang berlangsung sejak 19 Desember 2025. Di balik agenda formal, ia menilai APEKSI Outlook menjadi ruang refleksi bersama bagi para kepala daerah dalam membaca arah pembangunan perkotaan ke depan.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Outlook berjalan lancar. Kita sudah membicarakan banyak hal penting tentang masa depan kota-kota di Indonesia,” ujar Eva Dwiana.
Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari rapi atau meriahnya acara, tetapi dari makna kebersamaan yang terbangun antar pemimpin daerah. Menurutnya, kehangatan dan ketulusan dalam menyambut tamu merupakan cerminan karakter Bandar Lampung sebagai kota yang terbuka.
“Menyambut tamu bukan hanya soal protokoler, tetapi tentang keikhlasan dan kebersamaan. Ini menjadi energi positif untuk melangkah ke depan,” ungkapnya.
Dalam forum tersebut, para wali kota membahas beragam persoalan klasik hingga krusial perkotaan, mulai dari tata kelola pemerintahan, tekanan fiskal, pelayanan publik, hingga dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem yang kian nyata dirasakan di berbagai daerah.
Eva Dwiana menilai, APEKSI tidak sekadar wadah diskusi, melainkan ruang strategis untuk merawat solidaritas antar kota. Ia menekankan bahwa persoalan perkotaan tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh masing-masing daerah.
“Kalau kita berjalan sendiri-sendiri, banyak hal akan sulit diselesaikan. Tapi jika kita bersama, persoalan seberat apa pun bisa dicari jalan keluarnya,” ujarnya.
Penutupan APEKSI Outlook 2025 pun menjadi simbol berakhirnya agenda resmi, sekaligus awal dari pekerjaan besar para wali kota dalam menerjemahkan hasil diskusi ke dalam kebijakan nyata di daerah masing-masing.
Eva Dwiana menegaskan komitmennya untuk menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang ramah, inklusif, dan dekat dengan warganya, sembari berharap semangat kolaborasi yang terbangun di APEKSI Outlook 2025 tidak berhenti di ruang forum.
“APEKSI harus menjadi kekuatan moral dan strategis bagi kota-kota di Indonesia,” pungkasnya.
