Ketua DPD JWI Tulang Bawang Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Kepala Biro Media DeritaRakyat

Ketua JWI Tulang Bawang Heri Yanto Tutup Usia, Insan Pers Berduka

Misterius.co.id — Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Ketua DPD Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Kabupaten Tulang Bawang, Heri Yanto, S.H. bin Gustam, dikabarkan meninggal dunia.

Almarhum mengembuskan napas terakhir di RSUD Harapan Bunda, Bandar Jaya, Lampung Tengah, pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan medis.

Kepergian Heri Yanto menjadi kehilangan besar bagi insan pers, khususnya di wilayah Tulang Bawang. Sosoknya dikenal aktif membangun profesionalisme dan soliditas di kalangan jurnalis.

Ketua DPD JWI Tulang Bawang, Beni Setiawan, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya almarhum.

“Kepergian Heri Yanto, S.H., menjadi kehilangan besar bagi insan pers, khususnya di Tulang Bawang. Beliau berperan aktif dalam membangun profesionalisme dan soliditas di kalangan jurnalis,” ujar Beni.

Ia juga mengajak seluruh rekan sejawat, mitra kerja, dan masyarakat untuk mendoakan almarhum.

“Kami keluarga besar DPD JWI Kabupaten Tulang Bawang menyampaikan duka mendalam serta memohon doa agar almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal kebaikannya, serta mendapat rahmat dan maghfirah Allah SWT,” tambahnya.

Semasa hidupnya, Heri Yanto juga dikenal sebagai Kepala Biro Media Derita Rakyat Kabupaten Tulang Bawang. Jenazah almarhum saat ini disemayamkan di rumah duka di kawasan Umbul Kemiling, Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang. Rencananya, almarhum akan dimakamkan tidak jauh dari kediamannya.

Ucapan duka juga datang dari Kepala Biro media cetak KPK Kabupaten Tulang Bawang, Amri alias Amri Waspada. Ia mengenang almarhum sebagai sosok sahabat sekaligus teladan di dunia pers.

“Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bung Heri Yanto, S.H. Beliau bukan hanya seorang Kepala Biro Media Derita Rakyat, tetapi juga sahabat, pengayom, dan teladan bagi kami semua di dunia pers,” ungkap Amri.

Menurutnya, dedikasi almarhum terhadap integritas jurnalistik, komitmen menjaga marwah profesi, serta sikap rendah hati telah menjadi inspirasi bagi banyak rekan media.

“Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar insan pers Tulang Bawang. Kami kehilangan figur yang selalu mengedepankan kebersamaan dan menjunjung tinggi etika dalam bekerja,” lanjutnya.

Amri juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

“Saya juga mengajak seluruh insan media untuk meneruskan semangat dan nilai-nilai profesionalisme yang selama ini diperjuangkan almarhum,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *