Misterius.co.id – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Way Kanan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI sebagai upaya memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah menuju visi Indonesia Emas 2045, Rabu, 22 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusiban ini mengusung tema kemandirian daerah serta menjadi forum evaluasi dan perumusan arah strategis organisasi ke depan di tengah masyarakat Way Kanan.
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ayu Asalasiyah, Ketua DPW LDII Provinsi Lampung M. Aditya, Ketua DPD LDII Way Kanan H. Sobri, anggota DPRD Way Kanan Belly Arisandi, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan laporan pertanggungjawaban kepengurusan oleh Ketua DPD LDII Way Kanan, serta pemutaran video profil delapan program unggulan LDII yang mencakup bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, hingga kontribusi dalam menjaga kerukunan dan stabilitas nasional.
Dalam sambutannya, Ketua DPW LDII Provinsi Lampung menekankan pentingnya sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah. Ia menyebut LDII memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi dalam pembangunan karena tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Indonesia.
“Kami lahir, hidup, dan beraktivitas di Indonesia. Maka sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk mencintai negeri ini dan berkontribusi nyata dalam pembangunan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar anggota LDII tidak hanya bersikap pasif atau sekadar mengkritik, melainkan menghadirkan solusi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, mengapresiasi peran LDII sebagai organisasi dengan jaringan luas hingga tingkat akar rumput. Ia berharap Musda VI ini mampu menghasilkan program kerja yang adaptif, inklusif, dan memberikan dampak nyata.
“Forum Musda ini diharapkan berlangsung secara sehat, dinamis, dan penuh semangat kebersamaan. Dari sinilah lahir gagasan dan program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Ayu.
Ia menambahkan bahwa tantangan pembangunan di Way Kanan memerlukan kolaborasi lintas sektor. Oleh karena itu, peran organisasi seperti LDII dinilai sangat penting dalam mempercepat terwujudnya daerah yang mandiri dan sejahtera.
Pemerintah Kabupaten Way Kanan, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai program positif LDII, terutama yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Bupati Way Kanan secara resmi membuka Musda VI LDII Kabupaten Way Kanan. Agenda ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi strategis yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.












