Universitas Lampung

Prof. Ayi Nahkodai Dialog Strategis, Dorong Produktivitas dan Investasi di Lampung

×

Prof. Ayi Nahkodai Dialog Strategis, Dorong Produktivitas dan Investasi di Lampung

Sebarkan artikel ini
Prof. Ayi Nahkodai Dialog Strategis, Dorong Produktivitas dan Investasi di Lampung
Talk show pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung, Senin, 13 April 2026. | Unila

Misterius.co.id — Sinergi antara akurasi data statistik dan stabilitas kebijakan moneter menjadi fondasi utama dalam talk show pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung yang digelar di Balai Keratun, Komplek Pemerintah Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Senin, 13 April 2026.

Universitas Lampung (Unila) turut mengambil peran strategis melalui Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., yang bertindak sebagai moderator dalam sesi dialog tersebut.

Kehadiran akademisi dalam forum ini menjadi penghubung penting antara kajian makroekonomi dan implementasi kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Lampung.

Agenda tahunan ini dibuka oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang menyampaikan arahan strategis di hadapan jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, serta para bupati dan wali kota dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tahun ini harus berpijak pada aspirasi masyarakat yang dihimpun secara langsung di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya membangun resiliensi daerah melalui ketangguhan mental serta sinergi kebijakan dengan pemerintah pusat untuk menghadapi dinamika global.

Selain itu, jajaran birokrasi diminta untuk mengadopsi standar kerja baru yang lebih responsif, adaptif, dan presisi, serta memiliki pola pikir terbuka dan proaktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai langkah konkret menuju Lampung yang lebih maju, digitalisasi pelayanan publik melalui platform Lampung-In ditegaskan sebagai kebutuhan utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang cepat, efisien, dan responsif.

Dalam sesi dialog yang dipandu Prof. Ayi Ahadiat, pembahasan difokuskan pada penguatan investasi melalui hilirisasi sektor unggulan. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, menekankan pentingnya menciptakan nilai tambah (value added) bagi produk unggulan daerah.

BACA JUGA  Unila Sosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru 2026 di SMA YP Unila

Menurutnya, hilirisasi produk pertanian tidak hanya meningkatkan daya saing komoditas lokal, tetapi juga berdampak pada pemerataan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia juga mengungkapkan bahwa kinerja ekonomi Lampung saat ini berada pada posisi ketiga di Pulau Sumatra.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menyoroti pentingnya ketersediaan data yang valid dan terintegrasi melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menegaskan bahwa data yang dikumpulkan semata-mata digunakan untuk kepentingan statistik pembangunan, bukan sebagai dasar pemungutan pajak.

Dialog strategis ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga serta mendorong investasi daerah. Salah satu rencana yang mencuat adalah pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi yang diproyeksikan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi Lampung pada tahun mendatang.