Misterius.co.id – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus menggeber koordinasi internal. Lewat rapat koordinasi (rakor) mingguan, seluruh perangkat daerah didorong bergerak lebih cepat, responsif, dan terukur.
Rakor yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati, Senin (20/4/2026), dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Supriyanto dan diikuti para kepala perangkat daerah.
Sejumlah isu strategis menjadi sorotan, mulai dari penguatan inovasi daerah, implementasi program Desa Helau, hingga kesiapan peluncuran layanan publik “Halo Lamsel”.
Sekda Supriyanto menegaskan, rakor ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang penting untuk memastikan semua program berjalan searah dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Ini bukan hanya koordinasi, tapi juga solusi. Semua kendala di lapangan harus bisa diidentifikasi dan diselesaikan dengan cepat,” tegasnya.
Sorotan utama tertuju pada layanan “Halo Lamsel”, platform terpadu yang akan menjadi pintu masuk aspirasi dan pengaduan masyarakat.
Dengan sistem ini, pemerintah dituntut tidak hanya mendengar, tetapi juga bergerak cepat merespons setiap laporan.
“OPD tidak boleh lambat. Harus sigap, cepat, dan tepat dalam merespons masyarakat,” ujar Supriyanto dengan penekanan.
Selain itu, penerapan Peraturan Bupati Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Kebersihan dan Keindahan juga menjadi perhatian serius. Regulasi ini diharapkan tidak hanya menjadi aturan di atas kertas, tetapi benar-benar dijalankan di lapangan.
Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi kunci utama.
Rakor ini pun menjadi sinyal tegas bahwa Pemkab Lampung Selatan ingin memastikan roda pemerintahan berjalan lebih solid, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.












