Misterius.co.id – Gabungan personel Polres Pesisir Barat bergerak cepat menindaklanjuti laporan adanya korban tenggelam di kawasan Pantai Way Karuwi, tepatnya di depan Penginapan Anjung Bang O King, Pekon Way Sindi, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu, 5 Juli 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.
Korban diketahui bernama Raden Muhammad Apridho (26), seorang warga Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Korban sebelumnya datang bersama tiga rekannya dari Palembang pada Jumat, 3 Juli 2026, dan menginap di Penginapan Anjung Bang O King dengan rencana melanjutkan perjalanan ke Pulau Pisang pada Minggu pagi.
Sebelum berangkat, korban bersama rekan-rekannya menyempatkan diri berenang di pantai sekitar penginapan. Saat berada di laut, korban diduga terseret arus yang cukup kuat hingga akhirnya tenggelam.
Berdasarkan laporan, pihak kepolisian yang terdiri atas gabungan Polres Pesisir Barat dan Polsek Pesisir Utara langsung bergerak cepat melakukan pencarian. Korban kemudian berhasil dievakuasi oleh jajaran kepolisian bersama masyarakat sekitar dan segera dibawa ke Puskesmas Karya Penggawa. Namun, setelah mendapatkan pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Mendapatkan informasi tersebut, personel gabungan Polres Pesisir Barat yang dipimpin Kasat Polairud, AKP Heru Prasetyo, S.T., bersama Kasat Samapta, Iptu Hermanto, S.H., beserta jajaran lainnya, segera menuju Puskesmas Karya Penggawa. Kehadiran mereka bertujuan untuk membantu proses administrasi, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan keluarga korban agar penanganan berjalan lancar.
Pihak keluarga telah menerima laporan kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Selanjutnya, jenazah langsung dipersiapkan untuk dipulangkan ke rumah duka di Kota Palembang.
Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops, Kompol Rohmadi, S.H., menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah tersebut. Ia juga kembali mengimbau masyarakat serta wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan.
“Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, mematuhi peringatan petugas, serta tidak berenang di lokasi yang memiliki arus laut kuat guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa,” ujar Kompol Rohmadi.












