Pesisir Barat

Pengawas Tegaskan Proyek Renovasi MI Al Falah Sesuai Standar, Bantah Dugaan Material Tidak Sesuai

×

Pengawas Tegaskan Proyek Renovasi MI Al Falah Sesuai Standar, Bantah Dugaan Material Tidak Sesuai

Sebarkan artikel ini
Pengawas Tegaskan Proyek Renovasi MI Al Falah Sesuai Standar, Bantah Dugaan Material Tidak Sesuai
Menyikapi pemberitaan terkait dugaan ketidaksesuaian material pada proyek renovasi dan rehabilitasi MI Al Falah, Dusun Medati SP 3, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, sejumlah awak media melakukan penelusuran langsung ke lokasi, Senin, 13 April 2026. | Ist

Misterius.co.id — Menyikapi pemberitaan terkait dugaan ketidaksesuaian material pada proyek renovasi dan rehabilitasi MI Al Falah, Dusun Medati SP 3, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, sejumlah awak media melakukan penelusuran langsung ke lokasi, Senin, 13 April 2026.

Proyek yang dilaksanakan oleh PT RIS Putra Delta sebelumnya menjadi sorotan karena disebut menggunakan pasir yang tidak sesuai spesifikasi serta kayu damar yang dinilai masih muda dan bengkok.

Namun, saat dikonfirmasi di lokasi, pengawas lapangan, Exsa, membantah dugaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pasir yang dipersoalkan merupakan material untuk urukan atau timbunan, bukan untuk campuran adukan.

“Tidak mungkin pasir urukan digunakan untuk campuran,” ujarnya.

Terkait penggunaan kayu damar, Exsa menegaskan bahwa material yang digunakan telah mengikuti standar yang ditentukan, yakni kayu kelas dua.

“Kalau soal kayu, memang ada yang tidak lurus sempurna, tapi kami tetap berupaya memilih yang paling layak digunakan. Untuk soal tua atau muda, yang jelas kami pakai sesuai standar,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pihaknya terbuka terhadap siapa pun yang ingin melakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Kami selalu terbuka. Siapa pun boleh datang dan bertanya, kami jawab sesuai tugas dan fungsi kami,” tambahnya.

Dari hasil pantauan di lokasi, aktivitas proyek terlihat berjalan normal tanpa adanya upaya penutupan informasi. Masyarakat sekitar pun disebut kerap datang untuk melihat langsung proses pembangunan.

Sejumlah warga memberikan tanggapan positif terhadap proyek tersebut. Salah satunya, MR, mengaku bersyukur atas adanya renovasi sekolah yang dinilai sangat membantu.

“Kami sangat berterima kasih sekolah ini direnovasi. Kalau mengandalkan dana komite, mungkin lama. Yang saya lihat pembangunan berjalan lancar dan hasilnya bagus,” ujarnya.

BACA JUGA  Ormas di Pesisir Barat Sampaikan Aspirasi soal Hak Pers dan Informasi Publik

Meski demikian, sebagian masyarakat mengaku tidak memiliki pemahaman teknis terkait kualitas material yang digunakan dalam proyek tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah masih dimintai keterangan guna memastikan berbagai informasi yang beredar, termasuk terkait status lahan sekolah.