Universitas Lampung

Safari Ramadan FISIP Unila Pererat Silaturahmi Lewat Bukber

×

Safari Ramadan FISIP Unila Pererat Silaturahmi Lewat Bukber

Sebarkan artikel ini
Safari Ramadan FISIP Unila Pererat Silaturahmi Lewat Bukber

Misterius.co.id – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Aula Gedung A lantai satu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila), Kamis, 5 Maret 2026. Keluarga besar FISIP bersama pimpinan universitas berkumpul dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.

Mengusung tema “Bersama Menggapai Berkah Ramadan, Mencari Ampunan dalam Kebahagiaan”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan sivitas akademika.

Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., Ketua Senat Unila Prof. Dr. Herpratiwi, M.Pd., Dekan FISIP Unila Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., beserta jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tilawah Alquran Surah Al-Baqarah ayat 183–185 yang dibacakan Jefri Syarif dari Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Tazkiatun Nafs dari Program Studi Sosiologi. Lantunan ayat suci tersebut mengingatkan kembali tentang makna puasa sebagai kewajiban sekaligus sarana untuk meningkatkan ketakwaan.

Dekan FISIP Unila dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menuturkan bahwa Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan serta rasa kekeluargaan di lingkungan Unila.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini hubungan antarsivitas akademika dapat semakin erat sehingga mendukung terciptanya lingkungan akademik yang harmonis dan produktif.

Sementara itu, Rektor Unila menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum spiritual yang sangat berharga untuk melakukan refleksi diri sekaligus memperkuat nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA  Unila–Lampung Utara Sepakat Perkuat Kerja Sama, Fokus SDM dan Pertanian

“Sebagai bagian dari sivitas akademika, kita memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan karakter, etika, dan moralitas yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, momentum Ramadan ini hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan peran akademik sekaligus tanggung jawab sosial kita,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan apresiasi kepada dosen FISIP Unila yang akan memasuki masa purnabakti, Drs. Sugiyanta, S.Sos., M.Pd., sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasinya dalam dunia pendidikan di Universitas Lampung.

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Unit Pengelola Zakat (UPZ) Unila yang disampaikan oleh Dr. Ani Agus Puspawati, S.AP., M.AP. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa UPZ akan merekrut relawan di lingkungan FISIP hingga tingkat jurusan dengan melibatkan dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.

Program UPZ tidak hanya berfokus pada penghimpunan zakat, tetapi juga memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran. Penghimpunan dana dilakukan melalui pemotongan gaji bagi dosen dan tenaga kependidikan, serta melalui transfer maupun pembayaran menggunakan QRIS kepada relawan.

Adapun penyaluran dana zakat ditujukan kepada keluarga besar Unila dengan tetap memperhatikan delapan golongan penerima zakat (asnaf), di antaranya berupa bantuan pemotongan UKT, bantuan biaya hidup, serta dukungan bagi mahasiswa dalam penyelesaian tugas akhir.

Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah dan doa yang disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag. Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai kesempatan memperbanyak ibadah serta memohon ampunan kepada Allah Swt.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga sikap saling menghormati di tengah keberagaman yang ada di masyarakat. Menurutnya, perbedaan yang ada di Indonesia justru menjadi kekuatan untuk menjaga kebersamaan, kerukunan, dan persatuan.

BACA JUGA  Festival Kuliner “Jelajah Rasa” Unila Resmi Dibuka, 80 UMKM Ramaikan Ramadan 2026

“Pemerintah Republik Indonesia menjamin setiap warga negara untuk berhak memeluk agama dan menjalankan kepercayaannya. Banyak kelompok, organisasi, dan aliran di Indonesia. Akan tetapi, yang paling penting adalah menjaga kebersamaan, kerukunan, persatuan, dan kesatuan. Justru perbedaan itu membuat hidup kita semakin indah,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyertai momen tersebut, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarsivitas akademika Universitas Lampung di bulan suci Ramadan. (Fariza)