Universitas Lampung

Tiga Prodi Unila Raih Akreditasi Internasional FIBAA, Perkuat Daya Saing Global

×

Tiga Prodi Unila Raih Akreditasi Internasional FIBAA, Perkuat Daya Saing Global

Sebarkan artikel ini
Tiga Prodi Unila Raih Akreditasi Internasional FIBAA, Perkuat Daya Saing Global
Tiga sertifikat akreditasi internasional dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) yang diraih Universitas Lampung untuk Program Studi Sosiologi, Hukum, dan Magister Hukum, sebagai bukti pengakuan kualitas pendidikan berstandar global hingga tahun 2030. Foto: Ist

Misterius.co.id — Universitas Lampung (Unila) kembali menorehkan capaian membanggakan di kancah pendidikan internasional dengan meraih akreditasi dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA).

Lembaga akreditasi yang berbasis di Bonn, Jerman, tersebut secara resmi memberikan sertifikasi mutu kepada tiga program studi unggulan Unila melalui keputusan Komite Akreditasi dan Sertifikasi tertanggal 12 Maret 2025.

Adapun tiga program studi yang berhasil meraih predikat Accredited Programme yakni Program Sarjana Sosiologi (S.Sos), Program Sarjana Hukum (S.H.), serta Program Magister Hukum (M.H.).

Rektor Unila, Lusmeilia Afriani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pencapaian standar mutu internasional tersebut. Menurutnya, akreditasi dari FIBAA menjadi bukti konkret komitmen Unila dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

“Capaian ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami untuk memastikan proses pembelajaran, kurikulum, hingga lulusan memiliki kompetensi yang diakui secara global,” ujarnya.

Ia menegaskan, Unila akan terus menjaga standar yang telah diraih sekaligus memenuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan guna menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.

Bagi mahasiswa, akreditasi internasional ini menjadi jaminan bahwa kurikulum yang ditempuh telah selaras dengan standar profesional global, sekaligus membuka peluang mobilitas akademik lintas negara. Sementara bagi institusi, pengakuan ini memperluas peluang kolaborasi strategis dengan berbagai mitra internasional.

Berdasarkan dokumen resmi FIBAA, status akreditasi untuk ketiga program studi tersebut berlaku hingga 11 Maret 2030. Pengakuan ini juga disertai sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi guna memastikan keberlanjutan mutu di masa mendatang.

Seluruh ketetapan tersebut disahkan melalui resolusi Komite Akreditasi dan Sertifikasi FIBAA pada 12 Maret 2025 di Bonn, Jerman, yang ditandatangani langsung oleh Direktur Pelaksana lembaga tersebut.

BACA JUGA  Dr. Yusdiyanto Sebut Advokat Wajib Punya Integritas, Reputasi, dan Kompetensi

Capaian ini semakin mengukuhkan posisi Unila sebagai perguruan tinggi yang mampu bersaing dan diakui kualitasnya di tingkat internasional.