Misterius.co.id — Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Iman melalui ketuanya, Dr. Triono, M.I.P, mengajak seluruh jamaah dan masyarakat untuk menunaikan ibadah qurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H. Ajakan tersebut disampaikan pada Jumat, 24 April 2026, di lingkungan Masjid Al Iman, Perum Bumi Puspa Kencana, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung.
Dalam keterangannya, Dr. Triono menegaskan bahwa ibadah qurban memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT. Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan Ibnu Majah, yang menyebutkan bahwa tidak ada amalan pada hari Idul Adha yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan qurban.
“Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah selain menyembelih hewan qurban. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kuku-kukunya. Bahkan darahnya sampai kepada Allah sebelum jatuh ke tanah. Maka lapangkanlah jiwa untuk berqurban,” ujar Dr. Triono.
Ia juga mengajak jamaah dan masyarakat sekitar agar tidak ragu dalam berqurban serta menjadikannya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah sekaligus wujud kepedulian sosial. Menurutnya, qurban bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Lebih lanjut, Dr. Triono menjelaskan bahwa panitia telah membuka pendaftaran bagi para pequrban dengan berbagai pilihan hewan qurban yang sehat dan sesuai syariat. Proses penyembelihan hingga distribusi daging, lanjutnya, akan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.
Selain qurban, DKM Al Iman juga mengimbau jamaah untuk membudayakan sedekah dalam kehidupan sehari-hari. Program sedekah harian dan sedekah nasi bungkus terus digalakkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kami mengajak jamaah untuk membiasakan sedekah, baik harian maupun melalui program nasi bungkus. InsyaAllah, setiap kebaikan akan menjadi ladang pahala yang terus mengalir,” tambahnya.
Tak hanya itu, jamaah juga didorong untuk mendukung kemandirian ekonomi umat dengan berbelanja di Al Iman Mart yang berada di lingkungan masjid. Kehadiran unit usaha tersebut diharapkan mampu menjadi pusat ekonomi berbasis masjid sekaligus mendukung berbagai program keummatan.
Sementara itu, fokus utama pengembangan Masjid Al Iman saat ini adalah pembangunan Rumah Tahfidz Qur’an Al Iman. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia serta berkontribusi bagi masyarakat luas.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh jamaah agar pembangunan Rumah Tahfidz Qur’an Al Iman berjalan lancar. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk generasi umat,” tutup Dr. Triono.
Melalui berbagai program tersebut, DKM Masjid Al Iman berkomitmen menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.












