UIN RIL

Evaluasi BPJPH di UIN RIL: Layanan Halal Menguat, Peluang Kian Terbuka

×

Evaluasi BPJPH di UIN RIL: Layanan Halal Menguat, Peluang Kian Terbuka

Sebarkan artikel ini
Evaluasi BPJPH di UIN RIL: Layanan Halal Menguat, Peluang Kian Terbuka
Jajaran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Republik Indonesia bersama pimpinan dan tim UIN Raden Intan Lampung berfoto bersama usai kegiatan monitoring dan evaluasi kerja sama halal. Foto: Ist

Misterius.co.id – Penguatan layanan halal menjadi fokus utama dalam kegiatan monitoring dan evaluasi kerja sama antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Republik Indonesia dan UIN Raden Intan Lampung yang berlangsung di Gedung Academic & Research Center, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga ruang refleksi terhadap perkembangan kerja sama yang telah berjalan sejak 2022, khususnya melalui Pusat Kajian dan Layanan Halal (PKLH) di bawah LP2M.

Wakil Rektor III UIN RIL, Idrus Ruslan, menilai kerja sama tersebut terus menunjukkan progres, meski masih dalam tahap penguatan. Ia menyoroti tingginya kebutuhan sertifikasi halal di Lampung sebagai potensi besar yang harus direspons secara serius.

Menurutnya, permintaan tidak hanya datang dari pelaku usaha di perkotaan, tetapi juga merambah ke berbagai daerah di kabupaten. Kondisi ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan halal.

Di sisi lain, Sekretaris LP2M UIN RIL, Syafrimen, mengungkapkan bahwa LPH UIN RIL berhasil meraih Akreditasi Utama lebih cepat dari target. Capaian tersebut menjadi indikator kesiapan lembaga dalam memberikan layanan yang lebih luas.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Kemitraan dan Kerja Sama Halal Luar Negeri BPJPH, Muhammad Yanuar Arief, menegaskan bahwa posisi LPH sangat strategis dalam ekosistem halal nasional.

Ia menyebut, tahun 2026 akan menjadi fase penting dengan diberlakukannya kewajiban sertifikasi halal secara lebih luas, termasuk untuk produk luar negeri.

“Peran LPH menjadi kunci karena proses penetapan halal tidak bisa dilepaskan dari pemeriksaan yang bersifat ilmiah,” ujarnya.

Lebih lanjut, BPJPH mendorong penguatan kelembagaan di lingkungan kampus, termasuk pengembangan lembaga pelatihan dan sertifikasi profesi di bidang halal agar ekosistem yang dibangun semakin terintegrasi.

BACA JUGA  UIN RIL Gandeng Undip, Riset Organisme Kecil Ini Bisa Ubah Cara Menilai Terumbu Karang

Menanggapi hal tersebut, Kepala PKLH UIN RIL, Edi Susilo, menyampaikan bahwa pihaknya terus memperluas peran melalui pendampingan sertifikasi halal. Saat ini, ratusan pendamping telah tersebar di seluruh wilayah Lampung.

Ia menegaskan komitmen UIN RIL untuk terus berkontribusi dalam mendukung program nasional pengembangan industri halal.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara BPJPH dan UIN RIL diharapkan semakin kuat, tidak hanya dalam aspek layanan, tetapi juga dalam membangun sistem halal yang terintegrasi dan berkelanjutan di tengah masyarakat.