Berita

FABEM-SM Soroti Polemik Pernyataan Saiful Mujani, Ajak Publik Tetap Rasional dan Dewasa Berdemokrasi

×

FABEM-SM Soroti Polemik Pernyataan Saiful Mujani, Ajak Publik Tetap Rasional dan Dewasa Berdemokrasi

Sebarkan artikel ini
FABEM-SM Soroti Polemik Pernyataan Saiful Mujani, Ajak Publik Tetap Rasional dan Dewasa Berdemokrasi
Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa. | Ist

Misterius.co.id – Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa menyoroti polemik pernyataan pengamat politik Saiful Mujani yang dinilai sebagian pihak mengarah pada ajakan menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.

Isu tersebut berkembang cepat di ruang publik dan memicu beragam respons, terutama di tengah dinamika politik nasional pasca pemilu yang masih sensitif.

Dalam berbagai pemberitaan, pernyataan Saiful Mujani disebut mengarah pada ajakan konsolidasi untuk menurunkan Presiden. Hal ini kemudian menuai kritik karena dinilai berpotensi kontroversial jika dimaknai sebagai langkah di luar mekanisme demokrasi yang sah.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum DPP FABEM-SM Bidang Hukum dan Antar Lembaga, Tody Ardiansyah Prabu, menyampaikan pandangan yang netral namun kritis. Ia menegaskan bahwa setiap pernyataan publik, terlebih dari tokoh intelektual, harus ditempatkan dalam kerangka demokrasi yang sehat, legitimate, dan konstitusional.

Menurutnya, kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun, penyampaiannya harus dilakukan secara proporsional agar tidak menimbulkan interpretasi yang dapat memicu instabilitas politik.

Ia juga menekankan pentingnya membedakan antara kritik konstruktif dengan narasi yang berpotensi mendelegitimasi hasil demokrasi. FABEM-SM menilai kehati-hatian dalam menyampaikan opini menjadi kunci agar tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak produktif di tengah masyarakat yang beragam.

Di sisi lain, FABEM-SM mengapresiasi sikap pemerintah yang tetap fokus bekerja di tengah polemik. Pihak Istana disebut memilih memprioritaskan agenda strategis dan pelayanan kepada masyarakat.

Tody menilai pendekatan tersebut penting untuk menjaga stabilitas nasional, terutama di tengah tantangan ekonomi, sosial, serta dinamika geopolitik yang terus berkembang.

Lebih jauh, FABEM-SM mendorong agar ruang diskusi publik tetap terbuka, namun diiringi dengan kedewasaan dalam berpendapat. Peran akademisi, aktivis, dan tokoh publik dinilai sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi, bukan justru memperkeruh suasana.

BACA JUGA  Prabowo Berang Birokrasi RI Lamban

Sebagai organisasi yang aktif dalam literasi politik, Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa terus mendorong diskusi, kajian kebijakan, serta advokasi sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dan proses demokrasi.

FABEM-SM menilai polemik ini seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat budaya demokrasi yang sehat. Perbedaan pandangan tidak perlu dihindari, tetapi harus dikelola secara bijak dan bertanggung jawab.

Organisasi tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog dan rasionalitas. Dalam dinamika politik yang terus berkembang, menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat, partisipasi publik, stabilitas nasional, serta penegakan hukum yang berkeadilan menjadi kunci utama dalam merawat demokrasi di Indonesia menuju kesejahteraan bersama.