Misterius.co.id — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama dan para pegiat perlindungan anak di Indonesia. Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama sekaligus Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, M.Si binti H. Faruq, meninggal dunia pada Minggu, 1 Maret 2026.
Kepergian almarhumah menjadi kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi organisasi perempuan muda Nahdlatul Ulama serta dunia perlindungan anak di Tanah Air. Sosoknya dikenal sebagai figur yang tegas, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat terhadap pemberdayaan perempuan serta perlindungan hak-hak anak.
Semasa hidupnya, almarhumah aktif mendorong penguatan peran perempuan muda dalam pembangunan sosial dan keagamaan melalui Fatayat NU. Di bawah kepemimpinannya, berbagai program pemberdayaan, pendidikan kader, hingga advokasi isu-isu perempuan dan anak terus digencarkan di berbagai daerah.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua KPAI, ia juga dikenal vokal menyuarakan pentingnya perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi. Ia kerap menegaskan bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab negara, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Kepemimpinannya di dua lembaga besar tersebut mencerminkan dedikasi dan kapasitasnya sebagai tokoh perempuan yang mampu menjembatani nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kepedulian sosial. Banyak pihak mengenangnya sebagai pribadi yang hangat namun tegas dalam prinsip, serta konsisten memperjuangkan kelompok rentan.
Ucapan belasungkawa dan doa mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, pejabat, aktivis perempuan, hingga masyarakat luas. Mereka mengenang almarhumah sebagai sosok rendah hati, pekerja keras, dan penuh empati.
Kepergian Hj. Margaret Aliyatul Maimunah menjadi momentum refleksi atas perjuangan panjang yang telah ia dedikasikan untuk umat, bangsa, dan generasi penerus. Warisan pemikiran, program, serta semangat pengabdiannya diharapkan terus dilanjutkan oleh kader-kader terbaik bangsa.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin. (Asna)






