UIN RIL

Ramadan Bermakna, Mahasantri UIN RIL Digembleng Lewat Karama XV

×

Ramadan Bermakna, Mahasantri UIN RIL Digembleng Lewat Karama XV

Sebarkan artikel ini
Ramadan Bermakna, Mahasantri UIN RIL Digembleng Lewat Karama XV
Suasana khidmat kajian keislaman dalam rangka Program Kampus Ramadan (Karama) XV di Masjid Safinatul Ulum UIN Raden Intan Lampung. Foto: Ist

Misterius.co.id – Nuansa Ramadan terasa kental di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah UIN Raden Intan Lampung melalui pelaksanaan Program Kampus Ramadan (Karama) XV.

Sejak 19 Februari hingga 10 Maret 2026, para mahasantri mengikuti berbagai rangkaian kegiatan keagamaan yang dipusatkan di Asrama 1, Masjid Safinatul Ulum, serta Asrama 2 Prasanti. Mengangkat tema “Restart Iman, Upgrade Amal”, program ini menjadi sarana pembinaan ruhani sekaligus pembentukan karakter Islami.

Setiap hari, aktivitas mahasantri diisi dengan buka puasa bersama, salat berjamaah, hingga tadarus Al-Qur’an. Suasana kebersamaan semakin terasa saat malam hari, ketika kajian kitab Al-Arba’in An-Nawawiyah disampaikan oleh Mudir Ma’had, Ahmad Basyori, pada waktu-waktu tertentu.

Tak hanya itu, kehadiran pimpinan kampus dalam beberapa kesempatan turut memberi semangat tersendiri bagi para mahasantri. Mereka ikut melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah, sekaligus memberikan motivasi.

Salah satunya disampaikan Wakil Rektor II UIN RIL, Safari, yang mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dalam ibadah dan kehidupan sehari-hari.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan, serta membangun kepercayaan diri dan kepedulian sosial sejak di bangku kuliah.

Selain sebagai pusat ibadah, masjid menurutnya harus dimaknai sebagai ruang lahirnya generasi yang berilmu dan berakhlak.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyinggung kewajiban mahasiswa penerima KIP Kuliah untuk mengikuti pembinaan di Ma’had pada tahun pertama sebagai bagian dari proses pembentukan karakter.

Sebelumnya, Rektor UIN RIL, Wan Jamaluddin, serta Wakil Rektor I, Alamsyah, juga hadir memberikan tausiyah kepada mahasantri dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Melalui Karama XV, diharapkan mahasantri tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak, dan siap memberi manfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA  Di Balik Perubahan Statuta UIN RIL, Wakil Rektor II: Sudah Masuk Tahap Akhir