Misterius.co.id — Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, menegaskan urgensi penguatan sinergi lintas sektor dalam Rapat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) yang berlangsung di Aula Pertemuan Sunset Beach Hotel Way Redak, Senin (20/04/2026).
Dalam keterangannya kepada awak media, Irawan menekankan bahwa upaya pemenuhan dan perlindungan hak anak tidak semestinya dipandang sebagai agenda seremonial tahunan semata. Lebih dari itu, ia mendorong agar program KLA dijadikan sebagai target strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas capaian di tahun 2026.
“Rapat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak telah kita laksanakan hari ini. Harapan kita, kegiatan ini tidak berhenti pada rutinitas administratif, melainkan mampu menjadi pijakan untuk mendorong peningkatan capaian KLA secara signifikan di tahun 2026, sesuai dengan ekspektasi bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Irawan menggarisbawahi pentingnya komitmen kolektif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengakselerasi implementasi program. Ia menilai, kolaborasi yang solid, komunikasi yang efektif, serta pemahaman yang komprehensif terhadap tugas dan fungsi masing-masing OPD menjadi kunci utama keberhasilan.
Menurutnya, integrasi lintas sektor harus dibangun secara berkelanjutan agar setiap kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.
“Saya mengimbau seluruh OPD untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kolaborasi, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama. Dengan demikian, implementasi Kabupaten Layak Anak dapat berjalan optimal dan terwujud sesuai dengan harapan kita bersama,” tegasnya.
Ia pun berharap, melalui sinergi yang terbangun secara konsisten, Kabupaten Pesisir Barat mampu meningkatkan predikat KLA sekaligus menghadirkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.












