Misterius.co.id – Tim Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Semaka melakukan kunjungan ke rumah korban dugaan gigitan satwa liar jenis siamang di Pekon Waypanas, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, pada Sabtu dini hari, 2 Mei 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi korban sekaligus menggali keterangan terkait peristiwa yang dialami oleh seorang warga bernama Ruliya.
Dalam kesempatan itu, petugas Puskeswan Semaka, Munandar, menjelaskan kepada awak media bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan korban dan memberikan arahan penanganan awal.
“Kami menyarankan agar korban segera mendapatkan suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR) guna mencegah kemungkinan infeksi virus rabies,” ujar Munandar.
Selain itu, warga setempat juga menyampaikan keluhan terkait keberadaan satwa liar yang diduga siamang tersebut. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekhawatiran masyarakat atas kejadian serupa yang berpotensi terulang.
Menanggapi hal tersebut, Munandar menegaskan bahwa kewenangan penanganan satwa liar bukan berada di pihak Puskeswan.
“Kami hanya bisa memberikan penanganan terhadap korban, seperti mengarahkan untuk mendapatkan perawatan medis di puskesmas terdekat, yakni Puskesmas Siring Betik. Untuk penanganan satwa, itu merupakan kewenangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dan kejadian ini sudah kami laporkan,” jelasnya.
Ia berharap pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut agar situasi kembali aman dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Adapun tim Puskeswan Semaka yang turun ke lokasi merupakan bagian dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanggamus, terdiri dari Fitrianto, S.IP., M.M., Mat Suhaidi, serta paramedis hewan Munandar, A.Md.












