Misterius.co.id – Dentuman bedug menggema di Lapangan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL), Selasa (10/2/2026). Suara itu bukan sekadar penanda dimulainya sebuah acara, tetapi simbol semangat ratusan Pramuka yang bersiap menyongsong bulan suci Ramadhan dalam Perkemahan Songsong Ramadhan (PSR) ke-35 Tingkat Nasional.
Sebanyak 652 peserta dari berbagai penjuru Indonesia memadati area perkemahan. Mereka terdiri dari 280 Penegak Putra, 310 Penegak Putri, 28 Pandega Putra, dan 34 Pandega Putri. Selama lima hari, 9 hingga 13 Februari 2026, para peserta akan ditempa dalam berbagai giat yang tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga memperkuat spiritualitas.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. Dentuman tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan pembinaan karakter yang sarat makna.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa PSR bukan sekadar agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai kepramukaan yang berpadu dengan spirit Ramadhan.
Tahun ini, PSR mengusung tema “Aktualisasi Kurikulum Panca Cinta Melalui Perkemahan Songsong Ramadhan.” Sebuah tema yang mengajak generasi muda memaknai cinta dalam lima dimensi: kepada Tuhan, sesama manusia, alam, bangsa, dan diri sendiri.
Nilai cinta kepada Tuhan diwujudkan dalam penguatan ibadah dan kedekatan spiritual. Cinta kepada sesama tercermin dalam kebersamaan dan gotong royong. Cinta kepada alam diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan perkemahan. Cinta kepada bangsa ditanamkan lewat semangat persatuan. Sedangkan cinta kepada diri sendiri tumbuh melalui disiplin dan pembinaan karakter.
Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Lampung yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, ditegaskan bahwa momentum ini menjadi gerbang persiapan menyambut bulan penuh ampunan.
“Ramadhan adalah bulan pembinaan diri. Nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, kerja keras, kesederhanaan, dan solidaritas sangat selaras dengan semangat Ramadhan,” ujarnya.
PSR ke-35 tidak hanya berlangsung di Bumi Perkemahan UIN RIL. Tahun ini, peserta juga akan mengikuti rangkaian kegiatan di Pulau Tanjung Putus, Kabupaten Pesawaran—memberikan pengalaman belajar yang menyatu dengan alam.
Pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda, anggota Mabigus UIN RIL, Ketua Kwarda Lampung, pengurus UKM, Ketua UKM Pramuka se-Lampung, Ketua DKD, Ketua DKC, hingga Forum Ketua Dewan Racana se-Indonesia.
Pada momentum tersebut juga dilakukan pengukuhan Pramuka Garuda golongan Pandega UIN Raden Intan Lampung, menambah khidmat sekaligus kebanggaan dalam pembukaan PSR ke-35.
Di tengah semilir angin lapangan dan kibaran bendera, satu pesan kuat bergema: Pramuka bukan hanya tentang perkemahan, tetapi tentang membentuk generasi berkarakter yang siap menyongsong masa depan dengan iman dan kebangsaan yang kokoh.












