Misterius.co.id – Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar kegiatan Sekolah Legislatif pada Sabtu, 18 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) KH Ahmad Hanafiah ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Legislator Mahasiswa Melalui Pemahaman Fungsi Legislasi, Pengawasan dan Representasi”.
Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan memadati lokasi acara. Sejak awal kegiatan, peserta tampak antusias mengikuti rangkaian materi yang difokuskan pada penguatan peran mahasiswa dalam sistem demokrasi, baik di tingkat kampus maupun nasional.
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., hadir membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi tidak cukup dipahami secara teoritis, tetapi harus mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat.
Ia menyoroti isu energi sebagai salah satu tantangan strategis global yang mulai berdampak langsung terhadap Indonesia.
“Energi, kedaulatan, dan ketahanan energi itu harus dipersiapkan, karena krisis global pasti akan mengganggu kita,” ujarnya.
Menurutnya, mahasiswa sebagai calon legislator masa depan harus memiliki kepekaan terhadap berbagai isu global tersebut. Ia juga mendorong lahirnya gagasan inovatif, salah satunya melalui konsep waste to energy.
“Bagaimana sampah dalam kehidupan kita bisa diolah sedemikian rupa menjadi pasokan energi bagi bangsa dan negara,” lanjutnya.
Selain energi, Rektor juga menyinggung pentingnya ketahanan air. Ia menyebutkan bahwa UIN RIL telah memiliki 11 embung dan sekitar 8.000 lubang biopori sebagai upaya menjaga ketersediaan air di lingkungan kampus. Namun, ia mengingatkan bahwa kondisi global dan peringatan dari BMKG tetap harus menjadi perhatian bersama.
Dalam konteks tersebut, peran legislator, termasuk mahasiswa, dinilai sangat penting untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Kegiatan Sekolah Legislatif ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang. Di antaranya Dr. H. Mukhlis Basri sebagai Anggota Komisi V DPR RI yang membawakan materi tentang peran strategis legislasi dalam pembangunan infrastruktur nasional.
Selain itu, Drs. H. Ahmad Bastian, S.Y., Anggota DPD RI sekaligus Ketua IKA UIN RIL, menyampaikan materi mengenai pembangunan kapasitas generasi muda dalam memahami peran strategis DPD RI di daerah pemilihan Lampung.
Materi lainnya disampaikan oleh M. Syukron Muchtar, Lc., M.Ag., yang membahas implementasi fungsi legislasi dan pengawasan dalam lembaga perwakilan. Sementara itu, Dr. Heru Juabdin Sada, M.Pd.I., mengangkat peran akademisi dalam penyusunan kebijakan berbasis ilmiah.
Ketua Senat Mahasiswa FTK UIN RIL, Arya Dwi Saputra, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mengawal demokrasi di Indonesia. Ia menyebut mahasiswa tidak hanya perlu memahami fungsi legislasi, tetapi juga harus berani menyuarakan aspirasi serta menjalankan peran kontrol sosial.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Yudhi Alfadri, S.H., M.M., Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung yang mewakili Gubernur Lampung, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN RIL, Bambang Budi Wiranto, Ph.D.












