Misterius.co.id — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar Kodim 0421/Lampung Selatan (LS) tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek non-fisik melalui penyuluhan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, dengan materi mengenai bahaya judi online dan penyebaran berita hoaks di media sosial.
Dalam penyuluhan itu dijelaskan bahwa judi online bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak serius terhadap kondisi ekonomi serta keharmonisan keluarga. Sejumlah kasus menunjukkan pelaku mengalami kerugian finansial, terlilit utang, hingga memicu konflik dalam rumah tangga.
Selain itu, warga juga diingatkan agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial. Berita hoaks yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan, memecah persatuan, bahkan memicu konflik sosial di tengah masyarakat.
Masyarakat diajak untuk selalu melakukan pengecekan kebenaran informasi melalui sumber resmi sebelum membagikannya kepada orang lain. Sikap kritis dan bertanggung jawab dinilai menjadi kunci dalam menjaga ketahanan sosial di era digital.
Salah satu warga mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai penyuluhan sangat relevan dengan kondisi saat ini.
“Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk mengingatkan anak-anak muda agar tidak terjerumus judi online dan lebih hati-hati menggunakan media sosial,” ujarnya.
Melalui kegiatan non-fisik ini, TMMD tidak hanya berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan moral masyarakat dari berbagai ancaman yang berkembang di era digital.












