Misterius.co.id – Pusat Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) menggelar Workshop Penulisan Proposal bagi dosen pemula dan tenaga kependidikan (tendik).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung Academic & Research Center UIN RIL ini diikuti sekitar 60 peserta, yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.
Wakil Rektor III, Bambang Budi Wiranto, Ph.D., mewakili Rektor membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam meningkatkan kapasitas akademik, khususnya dalam penyusunan proposal penelitian.
Ia menekankan pentingnya kemampuan merumuskan masalah penelitian (research problem) sebagai fondasi awal dalam menyusun proposal yang berkualitas. Menurutnya, proposal menjadi pintu masuk bagi akademisi dalam menjalankan perannya, termasuk dalam misi sebagai khalifatul fil ard.
“Kita sebagai akademisi harus mampu mengintegrasikan keilmuan dan nilai keislaman, termasuk dalam aktivitas penelitian yang bernilai ibadah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bambang menyoroti pentingnya capaian riset dalam mendukung target institusi, seperti peningkatan publikasi bereputasi serta kontribusi terhadap pemeringkatan internasional, termasuk QS World University Rankings.
Ia menyebut LP2M sebagai ujung tombak penguatan riset di lingkungan kampus. Karena itu, diperlukan roadmap penelitian yang jelas, terarah, dan sejalan dengan visi internasionalisasi UIN RIL pada 2035.
Selain itu, ia juga mendorong agar hasil penelitian tidak berhenti pada publikasi semata, melainkan dapat dikembangkan hingga tahap komersialisasi sehingga memberikan nilai tambah secara ekonomi.
“Sejauh mana kontribusi akademik kita pada riset, dan bagaimana riset itu bisa dikomersialisasikan sehingga memberi manfaat lebih luas,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa sebagai seorang muslim, aktivitas penelitian harus selaras dengan upaya memahami serta memanfaatkan alam tanpa merusaknya.
Sementara itu, Ketua LP2M UIN RIL, Dr. Ali Abdul Wakhid, menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta dalam menyusun proposal penelitian sesuai pedoman Litapdimas.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Prof. Dr. Adam Malik, M.Pd. dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Dr. Siti Ummi Masruroh, M.Sc. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dalam pemaparannya, Prof. Adam Malik menekankan pentingnya menghasilkan riset yang tidak hanya selesai pada tahap publikasi, tetapi juga memiliki dampak dan disitasi oleh peneliti lain.
“Penelitian adalah proses ilmiah yang dilakukan secara sistematis untuk memperoleh pengetahuan baru, memverifikasi kebenaran, atau memecahkan suatu permasalahan,” ujarnya.
Ia mendorong peserta untuk menyusun proposal yang baik sebagai dasar menghasilkan penelitian dan publikasi yang berkualitas. Menurutnya, alur tersebut dimulai dari proposal yang baik, menghasilkan paper yang baik, hingga akhirnya disitasi secara luas.
“Semakin banyak disitasi, menunjukkan bahwa karya kita menjadi rujukan. Selain berdampak secara akademik, juga dapat menjadi amal jariyah karena ilmunya bermanfaat,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya agar publikasi tidak sekadar menjadi formalitas, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk membuka peluang kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang berpotensi menghasilkan nilai ekonomi.
Sementara itu, Dr. Siti Ummi Masruroh, M.Sc. dalam sesi materinya memperkenalkan Data & Software Engineering Research Group (DSERG) sebagai contoh pengembangan kelompok riset yang terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, UIN Raden Intan Lampung diharapkan mampu memperkuat budaya riset serta meningkatkan kualitas proposal dan publikasi ilmiah di kalangan akademisi.












